Yayorin
SHARE :

Dari Sampah Jadi Manfaat : 60 Kader Konservasi melakukan Praktik Eco Enzyme di Kampung Konservasi Yayorin

24
02/2026
Kategori : Berita dan Cerita / Publikasi /
Author : admin
Terbit : 24 Februari 2026


Dari Sampah Jadi Manfaat : 60 Kader Konservasi melakukan Praktik Eco Enzyme di Kampung Konservasi Yayorin

Pangkalan Bun, 21 Februari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang mengusung tema nasional Kolaborasi untuk Indonesia Asri,” Yayasan Orangutan Indonesia (Yayorin) menyelenggarakan kegiatan Youth Conservationist Forum (YCF) di Kampung Konservasi Yayorin. Kegiatan ini mengangkat tema Sampah Terkelola, Manfaat Tercipta: Generasi Muda Melangkah Bersama dalam Aksi Nyata untuk Indonesia Hijau dan Sehat dan diikuti oleh sekitar 60 kader konservasi dampingan Yayorin dari SMAN 1 Pangkalan Bun, SMAN 3 Pangkalan Bun, SMKN 1 Pangkalan Bun, SMPN 7 Arut Selatan, dan SMPN 11 Arut Selatan.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda dalam meningkatkan kesadaran sekaligus praktik nyata pengelolaan sampah. Dengan mengusung semangat kolaborasi, mereka tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam pengolahan sampah organik dan anorganik.

Pada sesi praktik, mereka diajak untuk membuat eco enzyme dari limbah sayur dan buah. Para kader konservasi mempelajari komposisi bahan, proses fermentasi, serta manfaat eco enzyme sebagai cairan pembersih alami dan pupuk organik cair yang ramah lingkungan. Praktik ini menunjukkan bahwa sampah organik rumah tangga dapat diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai guna.

Selain itu, peserta juga mengelola sampah plastik dengan memanfaatkan kemasan bekas menjadi kerajinan tangan kreatif. Melalui pendampingan, limbah plastik diubah menjadi wadah serbaguna dan hiasan sederhana, sebagai bentuk edukasi bahwa sampah dapat memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara inovatif dan berkelanjutan.

Yayorin turut menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat untuk memberikan pemahaman mengenai tantangan pengelolaan sampah di tingkat daerah serta pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Yayorin berharap kader konservasi mampu menginisiasi gerakan pengurangan dan pemanfaatan sampah di sekolah masing-masing. Momentum Hari Peduli Sampah Nasional menjadi pengingat bahwa persoalan sampah memerlukan keterlibatan bersama guna mewujudkan Indonesia yang lebih asri, sehat, dan berkelanjutan.

 

Our Projects